KURU – Cerita Horor Science Fiction Wabah Zombie di Pedalaman Papua - Bagian 3

Gambar
  03 - Manase yang Teguh "Bagaimana kau bisa kehilangan orang-orangmu, Manase?" tanya Waromi yang duduk begitu saja di lantai di luar tikar gelaran. Dia sedang memegang cangkir kaleng yang berisi kopi hangat. Walau tanpa gula tetapi Waromi bisa menikmati kehangatannya melewati tenggorokan dan menyentuh rongga dadanya yang nyaris beku karena kedinginan di bawah hujan tadi. "Hhh. Aku terlalu ceroboh dan tanpa perhitungan. KhaKhua ternyata sudah mengincar tempat ini sejak lama. Aku menampung anak Numfor yang terluka di sini. Dan aku tidak tahu kalau dia adalah KhaKhua. Aku perintahkan abang si Isak untuk merawat lukanya. Sementara kami berangkat berburu dan memanah ikan di sungai. Kami pulang ke gubuk menjelang sore dengan buruan yang banyak.  Sesampai di gubug kami tidak menemukan anak Numfor dan yang lainnya. Setelah mencarinya ternyata anak Numfor dan abang Isak sedang memakan tubuh Elias hidup-hidup. Aku marah dan menangkap anak Numfor. Menembaknya di kepala, tepat di a...

UNICORN - Cerita Horor Boneka Arwah Terkutuk

 UNICORN





Ditulis oleh : Saiph Baran

Salatiga, Rabu - , 11 September 2024

Jam 00.41, tengah malam


Pra Kandha :


Apa boneka kesayanganmu ketika masih kecil dulu? 

Apakah boneka itu benar-benar sebuah boneka biasa?

Apa kau yakin tidak ada sebuah entitas dari kegelapan yang merasukinya? 

Coba ambil kembali jika kamu masih menyimpannya. Pastikan pada malam kamu membaca kisah ini, kamu sedang memeluknya erat-erat. 

Pastikan tidak ada sesuatu yang aneh dan tidak wajar pada bonekamu, maka masa kecilmu benar-benar beruntung. Bila kamu temukan hal aneh dari bonekamu, maka saat ini kau sedang hidup dalam keinginan entitas kegelapan yang merasuki bonekamu. Dan dia siap menagih kebahagiaan yang pernah dia berikan kepadamu! 

 | Bagian Berikutnya

[Fiksi, UNICORN]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KARMA-Tuhan yang Kulekatkan di Namaku

UNICORN - Cerita Horor Boneka Arwah Terkutuk - Bagian 1